Jalan Raya Bojongsari No.55 pend.ips.fitk@apps.uinjkt.ac.id
Kabar Program Studi IPS

Seminar Nasional HMPS IPS 2026: Merawat Nalar, Merajut Regenerasi: Refleksi Arah Baru Pendidikan di Tengah Disrupsi Sosial dan Digital

Gedung PPG, 11 Februari 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (HMPS PIPS), Fakutas Tarbiyah dab keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menyelenggarakan seminar nasional pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Aula Gedung PPG lantai 2 Gedung PPG UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Mengusung Tema “Merawat Nalar, Merajut Regenerasi: Refleksi Arah Baru Pendidikan di Tengah Disrupsi Sosial dan Digital”, kegiatan ini mejadi wadah inspiratif dan penambahan ilmu bagi mahasiswa Pendidikan IPS yang akan melanjutkan estapet pendidikan untuk kedepannya.

Acara dimulai dengan sabutan yang dilakukan oleh Ketua Program Studi Pendidikan IPS  Dr. Muhammad Arif, M.Pd. beliau menyampaikan bahwa agenda seminar ini sangat menarik untuk di simak secara jernih dan baik, mengingat tema yang diusung sangat bermanfaat, dimana di tengah derupsi sosial banyak sekali pola tingkah laku anak anak di zaman sekarang yang berubah dibanding zaman dahulu, di tambah dengan kemajuan teknologi yang membuat mereka mendapatkan informasi semakin cepat.

Seminar ini terus dilajutkan oleh narasumber dari alumni Pendidikan IPS yaitu Ibnu Aidil Putra, M.Pd (Aktivis pendidikan, Dosen, Pengusaha). Beliau menyampaikan pemaparannya bahwa dengan keadaan yang di jalani sekarang ini kita sejatinya dihadapkan dengan pergeseran paradigma dari sekedar transmisi pengetahuan (pengajaran konvensional) menuju pembelajaran yang adaptif, holistik, dan bermakna. Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi, pendidikan tidak lagi bisa mengandalkan hafalan, melainkan harus fokus pada pengembangan keterampilan manusiawi yang tidak tergantikan oleh mesin.
Lanjutnya, pada abad ke 21 ini pendidikan harus memprioritaskan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, bukan hanya penguasaan informasi yang sudah tersedia melimpah di internet. Dan selain itu juga di tengah ketergantungan pada teknologi, pendidikan harus memperkuat karakter, kecerdasan emosional, dan etika digital untuk menangkal perundungan siber (cyberbullying), sexting, dan plagiarisme. Sedangkan dalam kurikulum merdeka guru harus diberi kebebasan untuk mendidik selama kebebasan itu tidak melanggar hukum Negara dan hukum agama.

Melalui kegiatan ini, HMPS Pendidikan IPS berharap dapat melahirkan pendidik yang cakap dalam melakukan pendidikan di sekolah, baik itu di dalam kelas ataupun di luar kelas, guru tidak lagi hanya sekedar mentransfer ilmu saja, lebih dari pada itu guru juga dapat mendekatkan diri dan mengetahui apa yang diingikan siswa tersebut. Antusiasme peserta seminat menjadi bukti bahwa seminar nasional ini dapat memberikan pengetahuan dan pembelajaran yang berharga bagi mereka. HMPS Pendidikan IPS juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait, khususnya kepada Sponsorship Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) yang telah ikut andil untuk mengsukseskan acara Seminar Nasional 2026 ini.