Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi – Sabtu, 2 Agustus 2025 – Sebanyak 105 mahasiswa Program Studi Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, angkatan 2023, resmi memulai kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Proyek Desa di Kasepuhan dan Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Acara pembukaan KKN ini diselenggarakan secara formal dan sakral di Kasepuhan Girijaya pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025, dan dihadiri antara lain Ketua Program Studi Tadris IPS, Dr. H. Muhamad Arif, M.Pd, Sekretaris Prodi IPS Andri Noor Ardiansyah, M.Si, Kepala Desa Girijaya Dindin Saripudin, serta Ketua Kasepuhan Girijaya R. Dana Suryana beserta kerabat keluarga
Adapun harapan yang diungkapkan perwakilan Kasepuhan Girijaya, yakni Bapak Yusuf Nugraha, “Semoga dengan kehadiran mahasiswa KKN dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta khsusunya Prodi Tadris IPS FITK ini dapat menjadi kunci pembuka segala potensi yang ada di Kasepuhan Girijaya dan Desa Girijaya, dapat membuat dokumentasi dan narasi digital yang dapat diakses oleh umum (pengunjung), dapat meningkatkan promosi digital berbagai layanan wisata, kerjasama edukasi dunia pendidikan, membuka link kerjasama dengan lembaga lembaga NGO Internasional yang memiliki kepedulian dalam konservasi budaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Semoga dapat memberikan edukasi nyata kepada masyarakat lokal agar menyadari pengelolaan sampah yang terintegrasi untuk kelestarian lingkungan”, ungkap pria yang akrab dipanggil Mang Ucup.. Sementara itu, Kepala Desa Girijaya, Dindin Saripudin, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan program KKN ini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan KKN Tematik Proyek Desa yang dilaksanakan oleh mahasiswa Prodi Tadris IPS FITK UIN Jakarta. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi di Desa kami,” ungkap Dindin. Terakhir sambutannya Dr. H Muhamad Arif, MPd menguatkan, “ Tidak salah memilih kampung adat Kasepuhan Girijaya dijadikan Desa binaan Prodi Tadris IPS karena Kasepuhan Girijaya merupakan warisan sajarah yang sampai saat ini konsisten tegus mewarisi nilai-nilai Islam dan budaya secara terintegrasi yang masih diterapkan dalam masyarakat sampai saat ini, tetapi tidak memungkiri kehidupan modernitas yang serba digital ini” pungkas Kaprodi Tadris IPS
Kegiatan KKN Tematik Proyek Desa ini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan program KKN yang biasanya diselenggarakan secara terpusat oleh UIN Jakarta. Program KKN tematik Proyek Desa dikelola secara mandiri oleh Prodi Tadris IPS yang sebelumnya telah melakukan survei untuk memilih Desa yang akan dijadikan Desa binaan. Desa Girijaya terpilih sebagai lokasi KKN berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat yang telah dilakukan oleh tim Prodi Tadris IPS. Hasil survei menunjukkan adanya sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat, baik dari segi sosial, budaya, pendidikan maupun ekonomi, yang kemudian dijadikan dasar untuk merancang berbagai program pemberdayaan masyarakat selama kegiatan KKN.
Tujuan dan Program KKN Tematik
KKN Tematik Proyek Desa ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sosial, buadaya dan ekonomi masyarakat Desa Girijaya. Dalam program ini, mahasiswa KKN tidak hanya terlibat dalam kegiatan fisik semata, tetapi juga mendalami masalah yang ada di masyarakat dan memberikan solusi berbasis ilmu yang telah dipelajari. Program yang dijalankan selama satu bulan penuh ini mencakup berbagai kegiatan, antara lain pelatihan keterampilan, pendampingan dalam pengelolaan usaha mikro, pemberdayaan kelompok masyarakat, pemetaan potensi wilayah Desa, serta kegiatan yang memperkuat jaringan sosial di Desa tersebut.
Para mahasiswa KKN dari Prodi Tadris IPS akan bekerja secara intensif dengan masyarakat setempat untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan yang ada. Salah satu program unggulan yang diusung adalah pendampingan kelompok usaha mikro di Desa Girijaya, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan masyarakat melalui pelatihan manajemen usaha dan pemasaran produk lokal berbasis kearifan lokaal. Selain itu, kelompok mahasiswa yang terbagi atas keempat konsentrasi ( Geografi, Ekonomi, Sosiologi dan Sejarah) disebar ke empat Dusun yang berada di Desa Girijaya juga menjalankan pekerjaan program kerja berdasarkan masalah dan keunikan masing-masing Dusunnya.
Harapan dan Dampak Kegiatan KKN Tematik Proyek Desa di Masa Depan
“Melalui kegiatan KKN Tematik Proyek Desa ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat Desa Girijaya. Selain meningkatkan kapasitas masyarakat dalam berbagai aspek, kami juga berharap dapat menjadikan desa ini sebagai Desa yang tangguh secara sosial, budaya, pendidikan dan ekonomi. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan menjadi lebih mandiri dalam mengelola potensi yang dimiliki,” ujar Andri Noor Ardiasyah, M.Si, Sekprodi Tadris IPS sekaligus Steering Committee kegiatan KKN Tematik Proyek Desa. “ Kegiatan KKN Tematik Proyek Desa ini diharapkan tidak hanya gugur kewajiban saja dalam kontrak kuliah dan mendapat nilai, tetapi lebih daripada itu saya mengharapkan kegiatan ini kita niatkan mahasiswa dan dosen dapat berkontribsui dalam pembangunan sumber daya manusia yang handal, kreatifitas tinggi dan berdaya saing baik lokal ataupun global” tambahnya pula
Kegiatan KKN Tematik Proyek Desa ini diharapkan dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Mahasiswa akan menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat, memberikan keterampilan baru, serta membuka peluang ekonomi melalui pendampingan usaha mikro dan program pemberdayaan lainnya. Pada akhirnya, tujuan utama yang ingin dicapai adalah agar masyarakat Desa Girijaya termasuk Kasepuhan didalamnya dapat lebih berdaya, mandiri, dan mampu mengelola sumber daya yang ada untuk mencapai kesejahteraan sosial dan ekonomi.
Dengan adanya dukungan dari semua pihak, diharapkan bahwa kegiatan KKN Tematik Proyek Desa ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan Desa Girijaya dan menjadi model bagi Desa-Desa lainnya dalam menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Andri Noor Ardiansyah, M.Si




